Teori Hubungan Internasional : Realisme vs Liberalisme
Teori klasik realisme dan liberalisme :
1.realisme
Teori yang satu ini adalah teori dalam hubungan internasional yang menganggap negara adalah aktor utama dalam segala peristiwa hubungan internasional, mereka menganggap politik dunia adalah anarki internasional, para ilmuan realis beranggapan dunia damai bisa diciptakan jika ada perimbangan kekuatan, hal tersebut diyakini efektif untuk menjaga perdamaian.kemudian kaum realis memiliki pandangan sejarah yang selalu berulang,mereka menekankan kesinambungan dan pengulangan(setiap generasi baru cenderung membuat kesalahan yang sama dengan generasi sebelumnya).kesimpulan nya kaum realisme klasik memiliki pandangan pesimis sifat manusia dengan suatu anggapan politik kekuasaan di antara negara negara yang hidup dalam anarki internasional.
2.liberalisme
Teori yang satu ini berkebalikan jauh dengan teori realisme.jika kaum realis memiliki pandangan yang pesimis terhadap Dunia Internasional maka sebaliknya kaum liberalisme memiliki pandangan yang optimis terhadap politik Internasional.Kaum liberalisme beranggapan dunia damai tidak harus mengenai kekuatan militer.Hal tersebut bisa dicapai jika adanya interpedensi diantara negara negara tersebut dengan cara membuka kerja sama dan pasar bebas.Dengan sendiri nya negara negara akan berfokus pada kerjasama nya dengan negara negara lain.selain itu kaum liberalisme juga berpendapat perang bisa dihindari jika ada institusi Internasional yang bisa mengatur seluruh negara negara didunia seperti sebuah organisasi internasional.Dengan ada nya poin poin di atas seperti Organisasi Internasional, Interpedensi,dan kerja sama kaum liberalisme klasik menganggap perdamaian bisa dicapai.
Hal hal di atas adalah beberapa garis besar perbedaan antara teori klasik realisme dan liberalisme yang dapat saya tulis pada kesempatan kali ini.
Assalammualaikum warahmatullahhiwabarakatuh.
Pramudia Adha
Komentar
Posting Komentar